
Krisis kesehatan akibat wabah Campak dan malnutrisi yang membunuh puluhan anak-anak di Provinsi Papua selama beberapa bulan terakhir sudah terkendali, Kementerian Kesehatan mengatakan, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (6/2).
Setidaknya 72 orang, sebagian besar anak-anak, telah meninggal akibat komplikasi malnutrisi dan Campak di Asmat, daerah terpencil di provinsi paling ujung Indonesia. Menanggapi situasi tersebut, pejabat berwenang mengirimkan tenaga paramedis militer dan bantuan serta memberlakukan status ‘Kejadian Luar Biasa’ pada 15 Januari.
“Kami telah mencabut status ‘Kejadian Luar Biasa’ karena tren pada warga yang terimbas sudah menurun,” kata Kepala Asmat, Elisa Kambu, dalam pernyataannya yang diunggah di situs web kementerian.
Sekitar 650 anak telah terjangkit campak dan setidaknya 223 menderita kekurangan gizi. Lebih dari 17.300 anak telah diimunisasi, menurut pernyataan tersebut.
“Kami masih membutuhkan dukungan di Asmat, para perawat dan para dokter,” kata Kambu.
Beberapa aktivis dan warga Papua menuding krisis kesehatan diakibatkan penelantaran oleh pemerintah pusat. Papua adalah salah satu wilayah termiskin di Indonesia. Presiden Joko Widodo berjanji mempercepat pembangunan di wilayah Papua, ketika menduduki jabatan pada 2014. [fw/au]
Read For More Pemerintah Nyatakan Krisis Kesehatan Papua Terkendali : http://ift.tt/2E4lJ6SBagikan Berita Ini
0 Response to "Pemerintah Nyatakan Krisis Kesehatan Papua Terkendali"
Posting Komentar