Pemerintah kawasan Kurdistan di Irak, Rabu (25/10), menawarkan untuk membekukan hasil referendum dan memulai dialog dengan pemerintah pusat di Baghdad untuk mencegah kekerasan lebih lanjut antara kedua pihak.
Pekan lalu, pasukan Irak merebut kota Kirkuk dan kawasan-kawasan sengketa lain yang sebelumnya dikuasai Kurdi sebagai tanggapan terhadap referendum itu. Pemerintah PM Irak Haider al-Abadi menyatakan referendum itu ilegal.
Pernyataaan Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) mengatakan, konfrontasi tersebut telah merugikan kedua pihak dan bisa mengarah ke pertumpahan darah dan kerusuhan sosial yang saat ini sedang berlangsung di Irak.
KRG menyebutkan, "Pastinya, pertempuran yang berlanjut tidak akan memberi kemenangan pada pihak manapun dan akan menimbulkan kekacauan yang mempengaruhi semua aspek kehidupan.”
Selain mengesampingkan referendum dan mengusulkan pembicaraan, Kurdi juga menyerukan penghentian segera operasi militer di wilayah utara Irak. [ab/uh]
20631263 US REFUGEES
AS Lanjutkan Penerimaan Pengungsi dengan Pembatasan Lebih Ketat
----------
Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk melanjutkan kembali penerimaan pengungsi namun dengan pemeriksaan lebih ketat terhadap mereka yang berasal dari 11 negara yang diidentifikasi beresiko tinggi terhadap keamanan nasional.
Perintah baru itu dikeluarkan Selasa, bertepatan dengan berakhirnya masa berlaku perintah sebelumnya yang membekukan program penerimaan pengungsi selama 120 hari. Berdasarkan perintah baru itu, semua pengungsi yang berharap dapat memasuki AS akan menghadapi pemeriksaan yang lebih ketat dari sebelumnya, termasuk keharusan mengungkap informasi data pribadi.
Para pengungsi yang berasal dari 11 negara yang dianggap beresiko tinggi akan menghadapi evaluasi ekstra terhadap aplikasi mereka selama 90 hari, dan akan diputuskan berdasarkan kasus per kasus.
Para pejabat menolak menyebut nama 11 negara itu, namun kantor berita Reuters dan AFP mengindentikasi mereka sebagai negara-negara yang sebelumnya telah masuk dalam daftar negara yang dinilai beresiko tinggi terhadap keamanan nasional AS, yakni Mesir, Iran, Irak, Libya, Mali, Korea Utara, Somalia, Sudan Selatan, Sudan, Suriah dan Yaman. (ab/uh)
20633661 EU - SUDAN
Uni Eropa Umumkan Bantuan $124 Juta untuk Sudan
-----------------------------------------
Uni Eropa telah mengumumkan paket bantuan kemanusiaan dan pembangunan untuk Sudan senilai 124 juta dolar.
Komisi Uni Eropa mengatakan, Senin, dana itu akan dialokasikan untuk keperluan pangan, air, sanitasi, kesehatan dan pendidikan yang sangat diperlukan negara itu, serta untuk mendukung orang-orang yang terpaksa mengungsi dan mereka yang menampung para pengungsi itu.
Dalam kunjungan ke Darfur Selatan, Christos Stylianides, komisioner Uni Eropa untuk urusan bantuan kemanusiaan dan manajemen krisis, mengatakan, bantuan itu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi Sudan dan para pengungsi yang datang dari negara tetangganya, Sudan Selatan.
Menurut PBB, 4,8 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan di Sudan, khususnya mereka yang berada di kawasan Darfur.
PBB mengatakan, badan-badan bantuan kini melihat adanya perbaikan akses, khususnya ke tempat-tempat yang tidak bisa mereka jangkau beberapa tahun sebelumnya, sementara ribuan pengungsi kini dapat pulang ke kampung halaman mereka. (ab/uh)
20633815 TILLERSON TRIP 1ST UPD
Tillerson Janjikan Kerjasama Anti-Terorisme dengan India
------------------
Menlu AS Rex Tillerson menjanjikan kerjasama erat dengan India dalam usaha memerangi terorisme sewaktu melawat ke New Delhi untuk melangsungkan pembicaraan dengan para pejabat India.
Berbicara pada sebuah konperensi pers dengan Menlu India Sushma Swaraj, Tillerson mengatakan AS telah meningkatkan komitmennya terhadap Afghanistan dan terhadap perdamaian dan kestabilan kawasan Asia Selatan.
"India memainkan peran penting dalam usaha ini,” katanya. “Dalam usaha memerangi terorisme, AS akan terus bahu-membahu dengan India. Tempat-tempat persembunyian teroris tidak akan ditoleransi.”
Jadwal Tillerson hari Rabu termasuk pertemuan dengan PM India Narendra Modi.
Tillerson, Selasa, berada di Pakistan, untuk mendesak para pemimpin di sana agar meningkatkan usaha mereka mengonter militansi dan terorisme.
Diplomat tertinggi AS itu memimpin delegasinya dalam pertemuan dengan PM Pakistan Shahid Khaqan Abbasi, Panglima Militer Pakistan JenderalQamar Javed Bajwa, kepala dinas intelijen dan para pejabat tinggi lainnya.
Sebuah pernyataan dari Kedubes AS di Pakistan mengungkapkan, mereka membahas kemitraan dan kerjasama bilateral yang berlanjut dan hubungan ekonomi yang meluas antara Pakistan dan AS.
Pernyataan tersebut juga mengatakan, Menlu AS itu menegaskan kembali pesan Presiden Donald Trump bahwa Pakistan harus meningkatkan usahanya memberantas militan dan teroris yang beroperasi di negara itu.
Untuk mengatasi keprihatinan tersebut, menurut pernyataan itu, Menteri Tillerson menegaskan strategi baru AS di Asia Selatan, dan peran penting yang dapat dimainkan Pakistan untuk memfasilitasi proses perdamaian di Afghanistan yang dapat menciptakan kestabilan dan keamanan di kawasan itu. (ab/uh)
20633546 CHINA XI JINPING
Presiden Tiongkok Resmi Dipilih Kembali Sebagai Pemimpin Partai Komunis
-----------------------------------
Presiden Tiongkok Xi Jinping, Rabu, secara resmi dipilih kembali sebagai pemimpin Partai Komunis untuk masa jabatan ke-dua.
Xi yang berusia 64 tahun berdiri berdampingan dengan lima anggota baru Komisi Politbiro yang berkuasa di Balairung Besar Rakyat di Beijing setelah mereka dipilih oleh Komisi Pusat Partai Komunis. Anggota baru itu termasuk Zhao Leji, yang akan mengambil alih jabatan Wang Qishan sebagai Kepala Pengawas Kedisiplinan Komisi Pusat. Wang adalah orang yang dipilih Xi untuk memimpin usaha pemberantasan korupsi di negara itu.
Satu-satunya anggota lain Politbiro, selain Xi, dari masa jabatan sebelumnya adalah Perdana Menteri Li Keqiang yang berusia 62 tahun. Dengan tidak adanya calon kuat, yang diperkirakan sebagai pewaris kekuasaan berikutnya setelah masa jabatan kedua Xi berakhir, para analis mengatakan, Presiden Xi kemungkinan akan terus berkuasa setelah 2022.
Keterpilihan kembali Xi sebetulnya memang sudah diperkirakan, khususnya setelah namanya diabadikan dalam konstitusi Partai Komunis sebelumya pekan ini pada sidang penutupan kongres partai itu yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun.
Xi adalah pemimpin Tiongkok ketiga yang namanya diabadikan sebagai ikon negara itu, selain Mao Zedong, pendiri Tongkok, dan, Deng Xiaoping, yang reformasi ekonominya memberi Tiongkok status kekuatan ekonomi global. (ab/uh)
Read For More Kurdi Irak Usul Kesampingkan Referendum dan Mulai Dialog : http://ift.tt/2i3wybtBagikan Berita Ini
0 Response to "Kurdi Irak Usul Kesampingkan Referendum dan Mulai Dialog"
Posting Komentar