Search

Miliarder Afrika Sangkal Gagasan Migrasi Banjiri Eropa

Migrasi orang Afrika ke Eropa dan Amerika Utara seharusnya dipandang sebagai fenomena yang positif, bukan ancaman, ujar miliarder kelahiran Sudan, Mo Ibrahim, Minggu (7/4), kantor berita Associated Press melaporkan.

Pada konferensi akhir pekan yang diselenggarakan yayasan Ibrahim di Abidjan, Pantai Gading, para pakar mengatakan, populasi migran global dari Afrika hanya sekitar 14 persen, jauh lebih kecil dibandingkan 41 persen dari Asia dan 23 persen dari Eropa.

Ketika diwawancara kantor berita Associated Press, Ibrahim mengatakan, "Migrasi itu sehat. Bukan penyakit." Ia juga mengutip statistik untuk membantah politisi anti-migrasi yang mengatakan orang Afrika telah membanjiri Eropa.

Filantropis berusia 72 tahun itu mendapatkan kekayaan dengan mendirikan jaringan telepon seluler Celtel di seluruh Afrika.

Kini tinggal di Inggris, Ibrahim mengatakan negara-negara Afrika harus memberi kesempatan pendidikan dan pekerjaan yang lebih baik bagi kaum muda.

Ibrahim's Foundation menerbitkan indeks tahunan dan memberi hadiah kepemimpinan guna mendorong pemerintahan yang baik di Afrika. [ka]

Let's block ads! (Why?)

Read For More Miliarder Afrika Sangkal Gagasan Migrasi Banjiri Eropa : http://bit.ly/2UzgJi9

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Miliarder Afrika Sangkal Gagasan Migrasi Banjiri Eropa"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.